SELAMAT DATANG DI INTELTIK BLOGSPOT

saya mempublikasikan berita terhangat seputar Olahraga,Pendidikan,Desain Logo,.

Find Out More Purchase Theme

Our Services

Logo Design

saya dapat membuat Logo esport,3D,dan berbagai macam lainnya.

Read More

NEWS SPORT

menyajikan berita terbaru seputar dunia olahraga.

Read More

PENDIDIKAN

menyajikan semua mpendidikan baiksejarah,matematika,dan pelajaran yang lainnya.

Read More

KISAH ORANG SUKSES

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Recent Work

Tampilkan postingan dengan label asbabun nuzul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asbabun nuzul. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Agustus 2020

Asbabun nuzul surah al-kafirun,an-nashr,Al-Lahab

Asbabun nuzul surah al-kafirun,an-nashr,Al-Lahab

              Bismillahirrahmmanirrahim

ASBABUN NUZUL SURAH AL-KAFIRUN


Firman Allah Swt:

“Katakanlah,” Hai orang-orang kafir,aku tidak akan menyembah,apa yang engkau sembah. Dan kamu bukan penyembah tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku (Al-Kafirun ayat 1-6)

Surah ini turun mengenai sekelompok dari kaum Quraisy  berkata. “Wahai Muhammadd. Kemarillah ikutilah agama kami maka kami akan mengikuti agamamu. Kamu sembah sembahan berhala kami setahun lalu setahun berikutnya kami menyembah Tuhanmu, jika apa yang 

engkau bawa (agama ) itu ternyata lebih baik dari apa yang ada di tangan kami (agama kami). maka kami telah beryarikat di dalammnya dan memperoleh bagian darinya. Dan jika agam kami lebih baik dari gamamu, kamu pun bersyarikat di dalamnya bersama kami ”  dan juga memperoleh bagian durinya." Beliau menjawab, ”Kami berlindung kepada Allah. dari berlaku syirik (menyekutukan) Dia dengan yang lain " Lalu Allah menurunkan 
surah: Katakanlah,



” Hai orang-orang kafir,aku tidak akan menyembah,apa yang engkau sembah. Dan kamu bukan penyembah tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku (Al-Kafirun ayat 1-6)

Keesokan harinya beliau ke Masjid Haram, sementara di dalam masjid terdapat segolongan arang orang Quraisy. Maka beliau membacakan surah al-Kadifirun itu kepada mereka. Maka mereka menjadi putus asa dari apa yang mereka inginkan tersebut.

ASBABUN NUZUL SURAH AN-NASHR

Firman Allah Swt:

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu melihat manusia masuk Agama Allah dengan berbondong-bondong,maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah maha penerima taubat (QS.AN-NASHR)

Sa'id bin Muhammad al-Mu 'adzdzin memberitahu kami, Abu Umar  bin Abi Ja ”far al-Muqri' memberitahu kami, Hasan bin Sufyan memberitahu kami, Abdul Aziz bin Salam memberitahu kami, Ishaq bin Abdillah bin Kisan memberitahu kami, ia berkata. ayahku memberitahuku, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, ia berkata, 

ketika Rasulullah datang dari perang Hunain dan Allah menurunkan surah: ( “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangqn. ") beliau bersabda, “WahaiAli bin Abi Thalib dan F atimah, katakanlah. "Sungguh telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk Agama Allah dengan berbondong -bondong, maka Maha Suci Tuhanmu dan segala puni bagi-Nya. Aku mohon Ampun Kepadanya, sungguh Dia Maha Menerima Taubat.


ASBABUN NUZUL SURAH AL-MASAD (AL-LAHAB)

Firman Allah Swt :

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk kedalam api yang bergejolak. Dan begitu pula isterinya, pembawa kayu bakar. Yang dilehernya ada talu dari sabut.(QS. AL-LAHAB: AYAT 1-5)

“Ali bin Abdullah memberitahu kami, . muuhammad bin Hazim al-A’masy memberitahu kami, dari Amr bin Murrah, dan' Sa 'id bin Jubair. dari Ibnu Abbas ra.. ia berkata, pada suatu hari Nabi saw. naik ke bukit Shafa. “Yaa Shabahaah ( sebuah seruan untuk meminta tolong)." Orang-orang Quraisy berdatangan berkumpul pada beliau. Mereka bertanya. “Ada apa denganmu? " Beliau menjawab, 

“Bagaimana menurut pendapatmu, seandainya aku beritahukan kepadamu. bahwa musuh telah menyertaimu baik di waktu pagi maupun sore hari. Bukankah Kamu mempercayaiku?” Mereka menjawab, " Ya. " Beliau bersabda. "Sesungguhnya aku adalah orang yang memberi peringatan kepadamu, di hadapan azab yang pedih. ” Abu Lahab menjawab. “Celaka kamu, apakah hanya untuk ini kamu kumpulkan kami.” Lalu Allah menurunkan surah: ( “Binasalah kedua tangan Abu lAhab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah belfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan ( begitu pula) isterinya. pembawa kayu bakat: Yang di lehernya ada tali dari sabut ” ), ( QS. 'AI-Masad: ] -5 ). (HR. Bukhari). 

' Sa’id bin Muhammad al-Adl memberitahu kami. Abu Ali bin Abi Bakar al-Faqih memberitahu kami, Ali bin Abdullah bin Mubasyir alWasithi memberitahu kami, Abu al-Asy'ats Ahmad bin al-Miqdam memberitahu kami. Yazid bin Zurai‘ memberitahu kami. dari al-Kalbi, dari Abi Shalih. dari Ibnu Abbas, ia berkata, 

Rasulullah saw. berdiri dan bersabda:
Artinya: Wahai keluarga Ghalib, wahai 
keluarga Luai, wahai keluarga Murrah, wahai keluarga Kilab, wahai keluargaAbdi Manaf wahai keluarga Qushai, sesungguhnya aku tidak memiliki 

kemanfaatan bagimu dan tidak pula bagian dari kehidupan dunia, “melainkan hendaklah kamu semua mengatakan, .“Laa ilaaha illallaah, (tidak ada tuhan selain Allah). ” Abu Lahab menjawab, “Celaka kamu, untuk ini kama mengundang kami. ” 

lalu Allah menurunkan surah: ( “Binasalah kedua tangan Abu _lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan." Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan ( begitu pula) isterinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut”  ( QS. Al-Masad: 1-5). 

Abu Ishaq al-Muqri memberitahu kami, Abdullah bin Hamid memberitahu kami, Makki bin Abdan memberitahu kami, Abdullah bin Hasyim memberitahu kami, Abdullah bin N umair memberitahu kami, al-A’masy memberitahu kami, dari Abdullah bin Murrah, dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, ia berkata, bahwa ketika turun ayat: “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat”(QS.Asy-Syu’ara:214) 

RasulullahSaw datang kebukit shafa dan anik keatas,lalu memanggil “Yaa Shabahah ( sebutan untuk meminta tolong. Lalu orang-orang berdatangan berkumpul pada beliau, bahkan yang tidak bisa datang mengirim utusan untuk mendatanginya. 

Kemudian beliau bersabda, , “Wahai Bani Abdul Muthalib, wahai Bani Fihr, wahai Bani Luai, bahwa aku belum pernah mengetahui ada seorang pemuda yang datang di negeri ini dengan membawa sesuatu yang lebih baik dari apa yang aku bawa kepada kamu semua, seandainya aku memberitahukan kepadamu, apakah kamu mempercayaiku?” Mereka menjawab, “Ya.“ 

Beliau bersabda, “Sesungguhnya aku adalah orang yang memberi peringatan kepadamu, di hadapan azab yang pedih.” Abu Lahab berkata, “Celakalah semua hari-harimu. tidaklah kamu mengundang kami, melainkan hanya untuk ini?!” lalu Allah 

menurunkan surah al-Lahab: “Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) isterinya, pembawa kayu bakar. Yang di lehernya ada tali dari sabut.” (QS. Al-Masad: 1-5) 

Selasa, 18 Agustus 2020

asbabun nuzul Surah Al-Ikhlash (112)

asbabun nuzul Surah Al-Ikhlash (112)

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM

Asbābun Nuzūl (Arab: اسباب النزول, Sebab-sebab Turunnya (suatu ayat)) adalah ilmu Al-Qur'an yang membahas mengenai latar belakang atau sebab-sebab suatu atau beberapa ayat al-Qur'an diturunkan. Pada umumnya, Asbabun Nuzul memudahkan para Mufassir untuk menemukan tafsir dan pemahaman suatu ayat dari balik kisah diturunkannya ayat itu. Selain itu, ada juga yang memahami ilmu ini untuk menetapkan hukum dari hikmah di balik kisah diturunkannya suatu ayat. Ibnu Taimiyyah mengemukakan bahwa mengetahui Asbabun Nuzul suatu ayat dapat membantu Mufassir memahami makna ayat. Pengetahuan tentang Asbabun Nuzul suatu ayat dapat memberikan dasar yang kukuh untuk menyelami makna suatu ayat Al-Qur’an

Firman Allah Swt:.

Katakanlah,”Dialah Allah,yang maha Esa,Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia. (QS.AL-IKHLASH: 1-4)

Asbabun Nuzul:

Qatadah,Dhahak dan Muqatil berkata,orang-orang yahudi datang kepada  Nabi Saw. Lalu berkata,”jelaskanlah tuhanmu kepada kami,sesungguhnya Allah menerangkan sifat-sifatnya didalam kitab Taurat. Beritahukanlah kami,dia itu terbuat dari apa?dari jenis apa? Apakah dari emas,atau tembaga ataukah perak? Apakah Dia itu makkan atau minum? Lalu Allah menurunkan surah ini (al-Ikhlash). Penisbatan ini secara Khusus pada Allah.

Abu Nashr Ahmad bin Ibrahim al-mihraji memberitahu kami, Ubaidillah bin Muhammad az-Zahid memberitahu kami,Abu al-Qashim bin Binti Mani,kakekku Ahmad bin Mani’memberitahu kami,Abu Sa’ad as-Shighani memberitahu kami,Abu ja’far ar-Razi memberitahu kami,dari ar-Rabi bin anas,dari Abi al-Aliyah,dari ubaid bin Ka’ab, bahwa :

Orang-orang musyrik berkata kepada Rasulullah Saw.,”Nisbatkan Tuhanmu kepada kami.”Lalu Allah menurunkan surah Al-ikhlas 1-4. Karena sesunggihnya tidak ada sesuatu yang dilahirkan,tentu ia akan mati.dan tidak ada sesuatu mati,tentu akan diwarisi. Sesungguhnya Allah tidak akan mati dan tidak diwarisi.” Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan di” yakni, tidak ada yang menyerupai-Nya dan menandingi-Nya.sebagaimna Firmannya, “tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia,dan Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.(QS.Asy-Syuraa:11)

Jadi Asbabun Nuzul dari Surah ini, ketika orang-orang musyrik mendatangi Nabi Saw lalu memintanya menisbatkan Tuhan Rasulullah. Maka Allah menurunkan surah Al-Ikhlash ayat 1-4

Minggu, 16 Agustus 2020

Asbabun nuzul Surah Al-Mu'awwidzatain (suarah al-Falaq dan An-Naas)


 Asbabun nuzul Surah Al-Mu'awwidzatain (suarah al-Falaq dan An-Naas)

 Bismillahirrahmanirrahim
Firman Allah Swt, Terjemahannya :
Katakanlah, "Aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya,dab dari kejahatan malam apabila telah gelah gulita,dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,dan dari kejahatan dengki apabila ia drngki". (QS.Al-Falaq: 1-5)
Dan firman Allah Swt, Terjemahannya:
Katakanlah," aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai)manusia.raja manusia.sembahan manusia.dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,yang membisikkan (kejahatan)ke dlaam dada manusia dari golongan jin dan manusia ( QS.An-Naas: 1-6)

Para Ahli Tafsir berkata, seorang anak yahudi menjadi pelayan Nabi Saw. Orang-oranag yahudi senantiasa mendekatinya, sampai pada suatu ketika si yahudi mengambil sisir yang dipakai menyisir rambut Nabi Saw dari pelayan itu. Kemudian orang yahudi menyisir Nabi Saw,dengan rambut beliau yang terdapat disisir itu.orang yang diserahi untuk melakukannya adalah Lubaid bin al-A'sham al-Yahudi.
Setlah dibentuk sedemikian rupa lalu dimasukkan dan ditanam difalam sumur bani Zuraiq yang dikenal nama dzarwan. Rsulullah jatuh sakit dan rambut kepalanya banya yang rontok, bahkan sampaibeliau terlihat mendatangi isteri-isterinya, namun beliau tidak mendatanginya.
Kemudian suatu hari ketika Nabi Saw tidur,tiba-tiba beliau didatangi dua malaikat,yang satu duduk disisi kepala,sedang yang satu duduk di sisi kaki beliau. Percakapan malaikat keduanya:
A: "bagaimna keadaan laki-laki ini?"
B: "thubba"
A:  apa itu thubba?
B: sihir
A: siapa yang menyihir?
B:Lubaid binal-A'sham al-Yahudi.
A:dengan apa beliau disihir?
B: dengan sisir dan rambut yang ada di sisir itu.
A: dimana barang itu berada?
B: di dalam pelepah kurma (ada yang mengatakan didalam lilin yang dibentuk menyerupai eajah beliau) yang dimasukkan kedlaam sumur Dzarwan yang ditindih batu besar.
Kemudian Nabi Saw terjaga dan bersabda,"wahai aisyah,tahukah kamu bahwa Allah telah memberitahu penyakitku? Kemudian beliau mengutus Ali,zubair,dan Ammar bin yasir." Mereka datang kesumur yang dimaksud dan melihat sedikit airnya seakan tinta berearnah biru tua.
Selanjutnya mereka mengeluarkan pelepah yang dibuat menyihir beliau itu dan ternyata didalamnya memang terdapat sisir beliau dan terdapat sebelas buhul, masing-masing ditusuk dengan jarum. Kamudian Allah menurukan surah al-Mu'awwidzatain (suarah al-Falaq dan An-Naas). 
Setiap beliau membawa satu ayat,terlepas satu buhul,dan beliau merasakan ada yang terlepas dan semakin ringan samapi buhul terakhir,kemudian bebas dari buhul-buhul tersebut.
Kemudian Malaikat Jibril datang dan mengobati beliau dengan membaca doa:
"Bismillahi urqiika min kulli syai'in yu'dzika,wa min haasidin wa'ainin,Allahu yasyfika."( dengan menyebut Asma Allah aku mengobatimu,dari segala sesuatu yang menyakitimu,dari kedengkian orang yang dengki dari 'ain,Allah menyembuhkanmu). Mereka orang-orang yahudi dan musyrik merasa heran melihat beliau segar bugar. Beliau berkata," Allah telah menyembuhkan aku dan aku tidak suka itu akan berpengaruh buruk pada manusia (akan ditiru orang). Drmikianlah ketabahan dan keluhuran bedi Nabi Muhammad Saw.

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Talk to us

Jika ingin lebih dekat dengan saya,atau ingin meminta informasi silahkan hubungi alamat saya.

Address:

92731, T.R.Barat,SULSEL, INDONESIA

Work Time:

EVERY DAY

Phone:

+62 82339719556